Batik

Minggu, 10 Mei 2020 - 15:07 WIB
Diposting oleh: Administrator

BATIK

Jalan – jalan Sabtu kita kali ini ke Kayutangan untuk melihat festival batik.  Sepertinya sekolah kita isinya jalan-jalan terus ya! Iya, kita selalu belajar di luar atau istilahnya outing class yang minimal kita lakukan setiap satu bulan sekali. Kita ga asal jalan-jalan tetapi kita juga belajar mengenal apapun diluar lingkungan sekolah kami agar pengetahuan dan pengalaman kita semakin luas.  Selain itu kita akan mengenal banyak orang, belajar berinteraksi sosial, belajar tentang moral, belajar tentang norma yang tidak bisa kita dapat hanya disekolah saja namun dimanapun kita berada. Belajar itu kan dimana saja dan terus akan kita lakukan sampai kapanpun.  Nah kali ini kita akan belajar mengenai batik yang ada di kampung Kayutangan Malang.  Siapa yang tidak mengenal batik? Pasti semua orang Indonesia mengenal batik karena batik sudah menjadi salah satu warisan budaya bangsa Indonesia.

Apa sih batik itu?. Ini penjelasannya yang kami kutip dari Wikimedia. Batik adalah kainbergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.  Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. (https://id.wikipedia.org/wiki/Batik)

Dalam kesempatan ini siswa Media Prestasi Malang melihat  secara langsung proses pembuatan batik dan cara mencuci kain batik secara alami.  Pertama kami mengikuti prosesi pembukaan festival batik, kami harus tenang lebih tepatnya belajar tenang dan sabar menunggu sampai seluruh prosesi pembukaan selesai.  Kemudian kami diajak berkeliling melihat beberapa koleksi batik yang dipamerkan. Dari yang masih bentuk bahan atau kain sampai yang berupa kemeja dan gaun.

Kami masuk ke dalam dan melihat bagaimana cara membersihkan batik secara alami. Untuk menghilangkan noda pada kain batik digunakan buah mengkudu, nah ini ilmu baru buat kami, buah mengkudu yang selama ini kita tahu untuk jamu ternyata bisa juga dibuat sabun penghilang noda pada kain batik. Karena dari bahan alam maka sangat aman buat lingkungan, busanya tidak menyebabkan pencemaran air dan tanah. Jadi sangat aman digunakan.  Sedangkan untuk menjaga warna batik tidak  mudah luntur digunakan bahan alam juga namanya biji klerek.

Selanjutkan waktu kita untuk belajar batik. Pertama kita diperkenalkan dulu dengan alat dan bahannya. Ada kain blacu atau glacu, malam, canting, pewarna tekstil dan pensil. Kemudian kita diperkenalkan dengan motif motif batik. Setelah diperkenalkan dengan motif batik baru kami mulai mencoba menggambar motif yang paling sederhana yang kita mampu.  Setelah menggambar kita mulai belajar mencanting, dalam proses mencanting kita harus hati-hati karena malamnya panas, jangan sampai menetes di badan kita.  Setelah mencanting kita tunggu dulu sampe kering. Sambil menunggu kita mendengarkan alunan music rinding atau harpa mulut yang terbuat dari bamboo. Setelah hasil mencanting kita kering dilanjutkan dengan proses pewarnaan. Dan terakhir porses pelorotan atau melepaskan malam yang menempel dikain. Nah jadilah batik buatan kami.

Setiap proses pembelajaran merupakan pengalaman berharga kami yang terkadang tidak bisa kita temukan lagi dilain waktu dan setiap kesempatan yang datang pada kami akan kami pergunakan dengan sebaik-baiknya. Belajar itu tentang kepuasan batin kami dan hasil belajar kami adalah bonus yang kami terima. Terus belajar pantang menyerah.

Salam Prestasi