Festival Musium Transmart

Kamis, 14 November 2019 - 13:38 WIB
Diposting oleh: Administrator

FESTIVAL MUSIUM 

MALANG RAYA

 

Transmart bekerjasama dengan musium yang ada Malang Raya mengadakan pameran museum, pada tanggal 23-26 Oktober 2019 di Trans Studio Mini gedung Transmart MX lantai 4 Malang. Siswa Media Prestasi datang ke pameran pada hari kedua tanggal 24 Oktober 2019.  Sehari sebelumnya siswa diberi gambaran umum tentang lokasi pameran yang berada di salah satu Mall di kota Malang, siswa dibekali berbagai kondisi dan situasi yang ada di Mall tersebut, terutama menjaga keselamatan diri sendiri dan teman-temannya.  Mereka diharapkan mampu beradaptasi dengan suasana Mall yang ramai pengunjung, sebagai pusat perbelanjaan maka banyak barang-barang yang mudah pecah jadi harus berjalan dengan hati-hati supaya tidak menyenggol atau menyentuh barang yang dipajang agar tidak pecah karena memecahkan berarti membeli, gedung yang tinggi berarti akan ada alat bantu untuk memudahkan naik ke atas dan alat bantu yang ada di Mall adalah tangga berjalan atau escalator, siswa harus berhati-hati ketika naik escalator, pijakan harus tepat diatas anak tangga agar tidak terjepit.  Siswa benar-benar dilatih untuk sabar, budaya antri tertib sesuai dengan peraturan yang ada di Mall untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Siswa menuju Transmart dengan menggunakan alat transportasi umum yaitu angkot. Angkot pak Parno yang biasa mengantarkan siswa Media Prestasi kemana saja.  Sesampainya di MX Mall siswa disambut bapak security dan diantarkan menuju tangga berjalan menuju lantai 4.  Siswa berbaris dua-dua dan saling bergandengan tangan, saling menjaga satu sama lain dalam kelompoknya.  Semua berjalan tertib dengan pasangan masing-masing kecuali Athar yang berjalan sendiri, mencari jalan sendiri dan berlari-lari diantara barang-barang yang dijual di MX Mall karena ingin menjadi yang pertama sampai tujuan.  Selama perjalanan siswa selalu diingatkan untuk berhati-hati dan mengingat pasangan masing-masing agar tidak hilang di Mall.  Ketika sedang berjalan tiba-tiba terdengar suara “Gubrak” ternyata tumpukan keranjang belanjaan terguling, tidak ada yang mengaku siapa yang telah menyenggol keranjang tadi, akhirnya dengan bantuan mbak-mbak pramuniaga keranjang tadi ditata kembali dan dikembalikan pada tempatnya. 

Sampailah siswa Median Prestasi di lantai 4 tempat pameran atau festival Musium Malang Raya.  Suasana dilantai 4 cukup ramai, banyak pelajar dari berbagai sekolah juga datang berkunjung.  Pelajar Malang Raya diberi kesempatan untuk melihat pameran dan dibagi perkecamatan agar tidak terjadi lonjakan pengunjung.  Lantai 4 yang merupakan zona bermain menjadi sangat istimewa bagi anak-anak yang ingin mencoba berbagai wahana yang ada di Trans Studio Mini lantai 4 MX Mall tidak terkecuali siswa Media Prestasi, namun karena mereka tidak dibekali uang bermain akhirnya mereka hanya melihat saja.  Setelah puas bejalan melihat-lihat permainan yang ada, mereka menuju stan-stan pameran atau festival Musium.  Stan pertama yang dikunjungi adalah Musium Musik, siswa melihat peralatan music baik tradisional maupun modern, selain itu juga ada patung lilin artis Indonesia.  Stan kedua yang dikunjungi adalah stan Musium Tubuh, siswa melihat beberapa patung anggota tubuh manusia, selain itu pengunjung yang berusia 12 tahun ke atas dapat memeriksakan kesehatan mata mereka secara gratis.  Dari Musium Tubuh perjalanan dilanjutkan ke stan Musium Film.  Di sana terdapat proyektor film dan berbagai alat pembuatan film.  Dan tidak ketinggalan siswa juga menonton film perjuangan pada masa penjajahan.  Dari museum Film perjalanan dilanjutkan ke stan alat music dari bamboo, ada rinding, karinding, towel dll.  Di depan stan alat music bamboo terdapat stan Musium Satwa. Di stan ini hanya terdapat gambar dan miniatur satwa yang ada di Musium Satwa yang berlokasi di Kota Batu.  Dari Musium Satwa siswa berjalan ke stan Musium Mpu Purwa yang merupakan Musium benda-benda Purbakala dan arkeologi.  Ada juga stan Musium Panji, di Musium ini terdapat topeng-topeng dan benda-benda pewayangan.  Stan yang paling disukai siswa adalah stan Musium Alusita milik TNI AU.  Siswa mencoba berbagai alat persenjataan milik TNI, selain itu mereka juga mencoba alat simulasi pesawat tempur milik TNI.  Budaya antri harus dilakukan ketika akan mencoba semua peralatan milik TNI dan akhirnya setiap siswa mempunyai cita-cita menjadi Tentara. 

Setelah puas berkeliling siswa istirahat ditempat yang sudah disediakan.  Mereka makan dan minum bekal yang sudah disiapkan dari rumah.  Menjaga kebersihan adalah keharusan yang dilakukan oleh siswa Media Prestasi dimanapun mereka berada, bungkus makanan mereka kumpulkan dan dibuang pada tempatnya, tidak seperti pengunjung lainnya, setelah makan, bungkus makanan diletakkan begitu saja dimeja, dibiarkan dan tidak dibuang.  Alhamdulillah siswa Media Prestasi masih memiliki kepedulian untuk membantu membuang di tempat sampah.

Azan Dhuhur berkumandang dan siswa Media Prestasi bersiap-siap menuju musolla untuk sholat Dhuhur berjamaah. Dengan tertib mereka mengambil wudhu secara bergantian dan melaksanakan sholat berjamaah yang diimami oleh bapak tentara yang sedang bertugas menjaga stan alat persenjataan milik TNI.  Selesai sholat mereka tidak lupa berdzikir dan berdoa seperti yang biasa mereka lakukan di sekolah.

Yang asing dan membuat mereka kurang nyaman adalah toilet modern yang ada di Mall.  Mereka masih belum mengetahui cara menggunakan toilet tersebut sehingga terjadi kehebohan tersendiri, dan menjadi cerita lucu yang tidak terlupakan bagi mereka sendiri dan guru pendamping.

Selesai  melihat – lihat pameran Musium Malang Raya, perjalanan dilanjutkan menuju hutan kota “Malabar” untuk makan siang di tempat yang menyenangkan, sejuk dan rindang.  Selain itu siswa diajak ke hutan kota agar mereka mengetahui bahwa ada hutan kecil di tengah kota yang mempunyai fungsi sebagai resapan air. Di hutan kota terdapat berbagai macam pohon dan ada beberapa pohon langka diantaranya pohon Asam Belanda, pohon pohon Cemara, pohon Dewandaru, nangka, bamboo, tembesi, sengon dan lain-lain. Suasananya lumayan tenang, sejuk, rindang.  Siswa bebas berlari dan teriak di dalam hutan. Seluruh siswa puas bermain dan waktunya kembali ke sekolah.  Terima kasih

Salam Prestasi

Media Prestasi Malang