Pondok Prestasi

Selasa, 02 Juli 2019 - 10:05 WIB
Diposting oleh: Administrator

Pada bulan Ramadan 1440 H, SD,SMP Media Prestasi menyelenggarakan kegiatan pondok Ramadan dengan tema “Membangun Interaksi dan Komunikasi dengan Masyarakat melalui Pondok Ramadan”. Pondok Ramadan atau pondok Prestasi Media Prestasi sedikit berbeda dengan kegiatan pondok Ramadan lainnya, meskipun tidak mengurangi nuansa Ramadan sendiri dengan tetap diselenggarakannya kegiatan puasa, mengaji, tadarus, shalat tarawih dan pemberian materi-materi yang masih berhubungan dengan kegiatan bulan Ramadan.  Yang membuat kegitan pondok Prestasi sedikit berbeda dengan diberikannya kegiatan yang berhubungan dengan interaksi social yang merupakan kurikulum unggulan dari SD,SMP Media Prestasi Malang.

Kegiatan Pondok Prestasi ini diselenggarakan di kampung Mbesuk RT.3 RW.1 kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Malang. Pondok Prestasi diselenggarakan di kampung yang padat penduduk dengan banyak anak kecil dengan tujuan siswa Media Prestasi dapat belajar berinteraksi dengan masyarakat setempat dan bermain dengan teman sebaya.  Siswa Media akan dinilai kemampuan berinteraksi dan berkomunikas dengan masyarakat setempat. Penilain interaksi sendiri meliputi kemampuan beradaptasi dilingkungan baru, keramahan terhadap masyarakat sekitar tempat pemondokan, kemampuan untuk berinteraksi dengan teman sebaya, interaksi dalam melakukan jual beli ( interaksi jual beli ini diharapkan siswa memahami keinginan, kebutuhan pribadi dan belajar calistung ). Kegiatan Pondok Prestasi ini diselenggarakan selama 3 hari 2 malam.  Dimulai pada tanggal 24-26 Mei 2019.

Hari Jumat, 24 Mei 2019 siswa Media Prestasi berkumpul di sekolah pukul 07.00 WIB. Seluruh siswa menyiapkan seluruh perbekalan mereka dihalaman sekolah. Siswa mendapatkan pengarahan dari bu Devi dan Pak Azis sebelum mereka berangkat menuju pemondokan. Pukul 09.00 angkot yang akan mengantarkan anak-anak menuju tempat pemondokan datang menjemput siswa MP. Anak-anak sangat antusias masuk ke dalam angkot, namun demi ketertiban mereka harus belajar sabar dan belajar budaya antri, mereka berbaris menuju angkot, masuk satu per satu dengan tertib. Bismillahirrohmaanirrohiim, berangkat menuju pemondokan.

Sesampainya di tempat pemondokan semua siswa mulai berebut kamar dan teman sekamar. Dengan pengarahan dari guru pendamping mereka mulai mengatur barang-barang pribadi yang dibawa dari rumah. Setelah semua tertata rapi mereka diperkenalkan dengan lingkungan tempat tinggal, mulai dari dapur, tempat tidur, dan kamar mandi agar mereka bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Berkenalan dengan tetangga kanan kiri dan bermain dengan anak-anak di lingkungan sekitar tempat pemondokan. Pukul 11.00 siswa MP bersiap melaksanakan sholat Jumat di Masjid Nurul Iman yang tidak jauh lokasinya dari tempat pemondokan, mereka menjalankan sholat Jumat dengan didampingi oleh Pak Tri dan Sulkan tetangga tempat pemondokan.  Setelah sholat, ada beberapa siswa yang berbuka puasa karena masih belum kuat untuk puasa satu hari penuh. Setelah berbuka seluruh siswa istirahat siang.

Materi pertama yang diterima oleh siswa MP adalah Adab sopan santun bermasyarakat yang disampaikan oleh bu Devi dan dipraktekkan langsung di masyarakat setempat. Selanjutnya mereka bermain engklek dan tapak gunung, dan banyak dari siswa yang kurang menguasai permainan tradisional ini.  Setelah puas bermain kegiatan dilanjutkan dengan bersih diri dan berangkat menuju musola untuk melaksanakan ibadah sholat Ashar dan dilanjutkan dengan mengaji dengan bimbingan pak Warno pengurus mussola. Meskipun baru pertama kali bertemu namun mereka mau mengikuti arahan pak Warno waktu mengaji. Pak Warno sosok yang sangat telaten dan memperhatikan perkembangan anak-anak sehingga anak-anak menjadi nyaman belajar mengaji dengan pak Warno.

 

Banyak kegiatan siswa selama dalam pemondokan. Banyak pemateri yang diundang untuk memberi wawasan siswa MP sebagai bekal mereka dalam bermasyarakat. Hari Jumat Media Prestasi mengundang bu Nia guru Tk Fatayat NU 20 untuk membimbing siswa MP dalam mengemas takjil dan membagikan takjil di sekitar masjid dan musola. Meskipun terlihat sepele namun ada beberapa siswa yang kurang terampil dalam membungkus kurma dalam plastic dengan jumlah 3 biji dan memberikan label Media Prestasi. Di sini siswa belajar berhitung dan melatih ketrampilan motoric. Pada hari Sabtu Media Prestasi mengundang bu Novi dari SMPN 16 Malang untuk memberikan materi manfaat minuman kayu manis dan membagikan minuman kayu manis kepada penduduk setempat. Selain memberikan pengetahuan tentang manfaat minuman kayu manis, SMPN 16 Malang juga memberikan 3 bibit tanaman kayu manis dan pupuk kompos kepada Media Prestasi, 2 bibit akan ditanam di area sekitar pemondokan untuk masyarakat sekitar sedangkan 1 bibit akan ditanam disekolah Media Prestasi.  Selain bu Novi dari SMPN 16 Malang juga ada bu Anis guru Agama SMPN 16 Malang yang meberikan materi tentang turunnya Al Quran dan kisah nabi-nabi yang ada di dalam Al Quran. Siswa MP sangat antusias mendengarkan cerita dari bu Anis, meskipun ada yang sampai tertidur ketika mendengarkan dongeng dari bu Anis.  Materi selanjutnya diberikan oleh bu Agus dari SDN Kebonsari 2 Malang beliau adalah GPK SDN Kebonsari 2 Malang yang serius memperhatikan perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus. Bu Agus memberikan materi tentang interaksi dan komunikasi melalui permainan ular tangga.

Pada hari minggu siswa Media Prestasi belajar membuat donat bersama bu Maulida dan tim Gekonat. Sebagian besar siswa MP suka memasak sehingga kegiatan ini sangat mengasyikkan buat mereka. Mereka diberi kebebasan untuk membentuk sendiri donat mereka sesuai dengan kreatifitas mereka. Hasil karya mereka dibawa pulang untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Pak Azis selaku kepala sekolah Media prestasi juga memberikan ilmunya kepada siswa MP tentang kesadaran diri, keberanian dan kepercayaan diri untuk tampil di depan umum. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa MP namun ada beberapa anak disekiar pemondokan yang ikut berbaur dalam kegiatan Pondok Prestasi ini.

Kegiatan kemasyarakatan siswa Media Prestasi juga banyak diantaranya mengecat jalan dan membagikan sembako untuk warga yang kurang mampu.  Sedikit yang diberikan mereka untuk masyarakat setempat namun pengaruhnya luar biasa besar bagi kehidupan di masa mendatang.

 

Di dalam pondok prestasi siswa juga dilatih kemandirian dalam menolong diri sendiri sebelum menolong orang lain. Dimulai dari menyiapkan baju yang akan dipakai, menjaga kebersihan diri, membedakan baju bersih dan kotor, menjemur baju dan melipat baju. Banyak sekali kegitan yang bermanfaat yang dilakukan selama mengikuti pondok prestasi, yang selama ini belum pernah dilakukan di rumah.  Mereka juga belajar berbelanja, belajar memahami keinginan dan kebutuhan, belajar berinteraksi jual beli dan berhitung.

Selama 3 hari berada di tempat pemondokan maka saatnya siswa MP pulang ke rumah masing-masing, berkumpul dengan keluarga lagi dan dapat menceritakan pengalaman mereka selama di pemondokan kepada keluarga di rumah.  Suka dan duka selama dalam masa pemondokan menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk bekal kehidupan mereka kelak.  Insya Allah dengan kehendak Allah kegiatan ini tidak sekali dilakukan tapi akan menjadi agenda tahunan sekolah Media Prestasi.  Dengan melibatkan peran orangtua dalam kegiatan-kegiatan diluar sekolah.