KOMIK

Rabu, 20 Maret 2019 - 08:41 WIB
Diposting oleh: Administrator

            KOMIK 

A. Pengertian
            Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komik adalah cerita bergambar (di majalah, surat kabar, atau berbentuk buku) yang umumnya mudah dicerna dan lucu. Komik adalah cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang ditampilkan lewat urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata- kata. Secara  umum komik adalah cerita bergambar yang ada gelembung- gelembung atau balon udara.

Pengertian Komik Menurut Para Ahli

  1. Menurut Franz & Meier (1994:55), komik adalah suatu cerita yang bertekanan pada gerak dan tindakan yang ditampilkan lewat urutan gambar yang dibuat secara khas dengan paduan kata-kata.
  2. Menurut Scott McCloud (2002:9), komik adalah kumpulan gambar yang berfungsi untuk menyampaikan informasi atau menghasilkan respon estetik bagi yang melihatnya. Seluruh teks cerita dalam komik tersusun secara rapi dan saling berhubungan antara gambar dengan kata-kata.
  3. Menurut Hurlock (1978), komik merupakan sebuah media yang dapat memberikan model yang dapat digunakan untuk meningkatkan dan mengembangkan kepribadian anak. Komik juga dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, sarana untuk menyampaikan cerita, pesan.

Dari berbagai pendapat tentang komik menurut para ahli yang telah dibahas diatas, dapat disimpulkan bahwa komik merupakan suatu cerita yang berupa kumpulan-kumpulan gambar yang diberi keterangan teks untuk penjelasan ceritanya.


B. Ciri-ciri Komik

  • Bersifat Proposional

Dengan  membaca  komik  sanggup  membawa pembacanya  untuk  terlibat secara emosional dengan pelaku utama dalam cerita komik itu.

  • Menyediakan Humor

     Humor yang tersaji dalam komik akan sangat mudah dipahami oleh pembaca komik karena humor yang disajikan tersebut sering terjadi dalam masyarakat.

  • Bahasa Percakapan

     Dengan  digunakannya  bahasa  percakapan sehari-hari akan  lebih  mudah mengerti dan memahami isi komik tersebut.

  • Menggambarkan Moral atau Jiwa Pelaku

     Penggambaran moral atau jiwa pelaku dalam komik digambarkan secara sederhana sehingga pembaca lebih mudah mengerti karakteristik tokoh-tokoh yang terlibat dalam komik tersebut.

  • Bersifat Kepahlawanan

     Pada umumnya isi cerita yang terdapat di dalam sebuah komik akan membuat pembacanya mempunyai rasa ataupun sikap kepahlawanan.


C. Jenis-jenis Komik

  • Berdasar Jenis Cerita

Pembagian komik berdasarkan jenis cerita terbagi menjadi 4 macam yaitu  :

  1. 1.     Komik Edukasi

Komik edukasi memiliki 2 fungsi :

Pertama adalah fungsi hiburan, Kedua dapat dimanfaatkan baik langsung maupun tidak langsung  untuk tujuan edukatif. Hal ini karena kedudukan komik yang semakin berkembang ke arah yang baik karena masyarakat sudah menyadari nilai komersial dan nilai edukatif yang biasa dibawanya

  1. 2.     Komik Promosi (Iklan)

Komik juga mampu menumbuhkan imajinasi yang selaras dengan dunia anak, Sehingga muncul pula komik yang dipakai untuk keperluan promosi sebuah produk. Visualisasi komik promosi ini biasanya menggunakan figur superhero.

  1. Komik Wayang

Komik wayang berarti komik yang bercerita tentang cerita wayang, yaitu Mahabharata yang menceritakan perang besar antara Kurawa dan Pandawa maupun cerita Ramayana yang bercerita tentang penculikan Dewi Shinta. Komik jenis ini di Indonesia muncul di tahun 60-70-an dengan beberapa komik yang mengawali masa ini yaitu; Lahirnya Gatotkatja (Keng Po), Raden Palasara karya Johnlo, Mahabharata karya R.A Kosasih yang sangat terkenal terbitan melodi dari Bandung.

  1. Komik Silat

Komik silat sangatlah popular, karena tema-tema silat yang didominasi oleh adegan laga atau pertarungan sampai saat ini masih menjadi idola. Misalkan Jepang dengan ninja dan samurainya atau China dengan kungfunya. Sebut saja Naruto.

 

  • Jenis Komik Berdasarkan segi bentuk penampilan

Pembagian komik berdasarkan segi bentuk penampilan komik dibedakan menjadi 7 jenis sebagai berikut:

  1. 1.     Komik Kartun/ Karikatur

Dimana komik yang isinya hanya berupa satu tampilan, komik ini didalamnya berisi beberapa gambar tokoh yang digabungkan dengan tulisan- tulisan. Tujuan komik ini biasanya mengandung unsur kritikan, sindiran, dan humor. Sehingga dari gambar(kartun/tokoh) dan tulisan tersebut mampu memberikan sebuah arti yang jelas sehingga pembaca dapat memahami maksud dan tujuannya dari komik tersebut. Komik ini biasanya sering ditemukan dalam berbagai majalah anak dan surat kabar seperti majalah Bobo.

  1. Komik Potongan

Komik potongan adalah penggalan-penggalan gambar yang di gabungkan menjadi satu bagian / sebuah alur cerita pendek (cerpen). Tetapi  isi dari ceritanya tidak harus selesai disitu bahkan ceritanya bisa di buat bersambung dan di buat sambungan ceritanya lagi. Komik ini biasanya terdiri dari 3-6 panel bahkan lebih. Komik Potongan (Comic Strip) ini biasanya disodorkan dalan tampilan harian atau mingguan disebuah surat kabar, majalah maupun tabloid/buletin. Penyajian komik potongan ini ceritanya  juga dapat berisi cerita yang humor, cerita yang serius nan asik untuk dibaca setiap epsisodenya hingga tamat ceritanya.

  1. Komik Tahunan

Komik ini biasanya terbit setiap satu bulan sekali bahkna bisa juga satu tahun sekali. Penerbit biasanya akan menerbitkan buku- buku komik baik itu cerita putus maupun serial putus.

  1. Komik Onlinew (Web Online)

Selain media cetak, adapula media online. Dengan adanya media Internet jangkauan pembacanya bisa lebih luas daripada media cetak. Komik Online lebih menguntungkan daripada komik media cetak, karena dengan biaya yang sangat relatif lebih murah kita bisa menyebar luaskan komik yang bisa dibaca siapa saja.

  1. Buku Komik

Buku komik adalah suatu cerita yang berisikan gambar- gambar, tulisan, dan cerita yang dikemas dalam sebuah buku. Buku komik ini sering kita jumpai bahkan mungkin sering kita baca. Buku komik sering disebut sebagai komik cerita pendek, yang biasanya di dalam komik ini berisikan 33 halaman tetapi ada juga komik yang berisi 49 halaman dan 63 halaman. Komik ini biasanya berisikan cerita lucu, cerita cinta (cerita remaja), superhero(pahlawan).

  1. Komik humor dan petualangan
  • Komik humor dan petualangan ini merupakan komik yang paling banyak digemari oleh anak-anak. Komik humor merupakan komik yang isinya menampilkan sesuatu yang lucu dan mengundang pembaca untuk tertawa ketika pembaca sedang menikmati komik tersebut. Aspek humoris tersebut dapat diperoleh melalui berbagai cara baik melalui gambar maupun melalui kata-kata.
  • Sedangkan komik petualangan ialah komik isi ceritanya berupa petualangan dalam seperti pencarian, pembelaan, perjuangan perkelahian atau pun aksi yang lain yang termasuk jenis petualangan. Biasanya komik ini menceritakan dua kelompok tokoh yaitu protagonis dan antagonis. Kelompok protagonis merupakan kelompok yang baik  dan antagonis merupakan kelompok yang jahat. Biasanya antar kedua kelompok tersebut memperebutkan sesuatu atau pun mempertahankan sesuatu dan biasanya cerita dalam komik jenis ini selalu berakhir dengan kelompok protagonislah yang memenangkan cerita walaupun pada awalnya kelompok protagonis inilah yang memiliki banyak kesulitan.
  1. Komik biografi dan komik ilmiah

Komik biografi biasanya menceritakan kisah kehidupan seorang tokoh sejarah yang ditampilkan dalam bentuk komik. Sedangkan, komik ilmiah biasanya berisi campuran antara komik dan arasi. Contoh komik yang berisi campuran dari komik dan narasi antara lain penemuan listrik, penemuan lampu, penemuan telepon dan lain sebagainya.

 

D. Anatomi komik

a. Cover

Umumnya, tampilan cover/ sampul buku komik berupa gambar berwarna yang mencerminkan tokoh cerita. Pewarnaan ilustrasi cover bisa dilakukan secara manual atau digital (komputer). Cover juga berfungsi sebagai daya tarik komik.

b. Halaman pembuka

Halaman sebelum isi cerita. Biasanya ditampilkan hitam putih, memuat nama pengarang dan penerbit komik tersebut.

c. Halaman isi

Memuat isi cerita yang terdiri dari frame bergambar dengan dialog dan keterangan dari halaman satu hingga akhir.

 

E. Syarat Menggambar Komik
Dalam menggambar komik dibutuhkan beberapa syarat, yaitu: Kemampuan dalam menggambar dan menyusun kata-kata.
Adapun langkah-langkah menggambar komik antara lain:

1.   Menentukan Topik dan Tujuan

Sebelum mengambar komik langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema. Dalam menentukan tema perlu dipikirkan bentuk visualisasi dan kata yang digunakan yang tujuannya untuk memperkuat gambar visual tersebut. Pengembangan tokoh dan karakter sangat penting, karena berperan sebagai aktor sebuah cerita komik.

2.   Membuat Kalimat Singkat dan Mudah Diingat.
Dalam membuat kalimat komik dipilih kata yang singkat, jelas, mudah dicerna, dan menarik. Kalimat akan berkesan jika disertai gambar pendukungnya sehingga pembaca senantiasa ingat terhadap pesan yang ingin disampaikan. Menggunakan Gambar Komik dibuat disertai dengan gambar, penggunaaan gambar merupakan penyampaian pesan yang paling menarik. Proporsi gambar dan kata disesuaikan dengan kebutuhan cerita yang disampaikan, memperhatikan tokoh /karakter yang dibuat. Menggunakan warna-warna yang mencolok sehingga mendukung perhatian banyak orang untuk membaca narasi komik.

3.  Menggunakan Media yang Tepat
Penggunaan media disesuaikan dengan media yang digunakan. Jika komik berupa buku merupakan satu kesatuan cerita yang utuh, jika komik berupa cerita pendek bisa menggunakan selembar kertas. Komik yang dibuat secara digital bisa menggunakan alat bantu komputer. Menggambar komik dengan komputer memudahkan dalam berekspresi, selain itu kalau terjadi kesalahan dapat segera diganti.

 

F.  Bahan dan Alat Menggambar Komik

1. Kertas
Kertas yang sering dipakai berwarna netral (putih, abu-abu, coklat), mudah menyerap media warna apa saja. Kertas bisa dipakai dengan berbagai alat gambar (kertas padalarang, HVS, kuarto, karton).

2. Penggaris
Biasa digunakan penggaris mika, siku, busur, dan mistar. Fungsi penggaris membentuk atau membuat strip-strip kolom pada komik.

3. Penghapus

4. Pensil gambar

5. Pensil warna

 

G. Langkah-Langkah Membuat komik

a. Persiapan bahan/alat kerja.

Pensil 2B,3B, pena, boxy dan sejenisnya, kuas, penggaris, penghapus, tip-ex, cat poster warna atau hitam-putih, meja gambar.

c. Pembuatan cerita/skenario.

Mendapatkan ide cerita yang bagus memang sulit, mulailah dengan cerita sederhana yang memungkinkan atau mudah untuk divisualisasikan dalam bentuk gambar.

d. Penentuan ukuran/standar kertas yang digunakan.

e. Pembuatan karakter/tokoh cerita dan objek pendukung.

f. Seting/pembagian frame per halaman.

g. Pembuatan sketsa awal dengan pensil.

h. Pewarnaa dan Finishing.

 contoh gambar komik

tugas siswa 8E

tugas siswa 8B